Enam Sunnah Wudhu yang Kerap Dilupakan


Dalam Islam wudhu memiliki kedudukan yang penting. Pasalnya wudhu merupakan suatu aktivitas ibadah yang dilakukan untuk mempersiapkan diri saat hendak shalat. Sehingga apabila wudhu seseorang tidak sah, maka shalat yang dikerjakannya juga menjadi tidak sah.

Padahal shalat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan. Sehingga merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim untuk memperhatikan wudhu-nya. Namun sayangnya kebanyakan orang hanya melakukan wudhu sesuai dengan syarat sah dan rukunnya saja. 

Enam Sunnah Wudhu yang Kerap Dilupakan

Padahal dalam berwudhu ada beberapa sunnah yang jika dilakukan bisa mendatangkan pahala dari Allah SWT.Selain itu hal tersebut juga merupakan perkara yang dapat menyempurnakan wudhu. Lantas apa saja sunnah-sunnah tersebut ? Berikut informasi selengkapnya.

1. Mengucapkan Bismillah
Membaca Bismillah merupakan suatu perkara yang dianjurkan Rasulullah SAW disaat akan memulai suatu aktivitas, begitu pula halnya dalam berwudhu. 
Akan tetapi, tidak sedikit orang yang melupakannya. Padahal hal ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW sebagai penyempurna wudhu. 

Sebagaimana disebutkan dalam sebuah riwayat bahwa Rasulullah SAW bersabda
"Tidak sempurna wudhu sesorang yang tidak membaca basmallah.” (HR. Ahmad)

Oleh sebab itu, sebagai seorang muslim sudah sepatutnya bila kita melakukan apa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Sehingga wudhu yang dilakukan menjadi sempurna dan mendapatkan pahala dari Allah SWT. 

2. Membasuh kedua telapak tangan tiga kali
Sunnah dalam berwudhu yang juga kerap dilupakan adalah membasuh kedua telapak tangan tiga kali. Semasa hidupnya Rasulullah SAW disaat akan berwudhu selalu melakukan hal tersebut.Beliau selalu membasuh kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali pada awal wudhu.

Sebagaimana diriwayatkan dari Utsman bin Affan Ra yang mengisahkan tentang wudhu Rasulullah SAW, dimana beliau membasuh kedua telapak tangannya sebayak tiga kali. 

3. Istinsyaq dan Istintsaar
Selanjutnya sunnah yang juga kerap dilupakan adalah Istinsyaq dan Istintsaar. Dimana Istinsyaq berarti memasukkan air ke dalam hidung lalu menghirupnya dengan sekali nafas sampai ke dalam hidung yang paling ujung. Sedangkan Istintsaar adalah mengeluarkan air dari hidung sesudah menghirupnya dari telapak tangan kiri. 

Padahal Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melakukan hal ini. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits bahwa , ".....Lalu Rasulullah SAW membasuh kedua telapak tangan tiga kali, kemudian berkumur-kumur dan istinsyaq, lalu istintsaar lalu membasuh muka tiga kali..." (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Mengusap kepala
Selanjutnya adalah mengusap kepala. Dalam hal ini cara mengusap kepala dimulai dari bagian depan kepala depan, kemudian menggerakkan kedua tangannya hingga ke belakang (tengkuk) lalu mengembalikan ke tempat semula. 

Dalam hal ini hukum membasuh kepala adalah wajib dimana berlaku keumuman pada setiap apa yang dibasuh dari kepala dalam berbagai kondisi. Hal ini berdasarkan sebuah riwayat yang menyebutkan bahwa, "...Kemudian Rasulullah SAW membasuh kepalanya lalu menjalankan kedua tangannya ke belakang dan  mengembalikannya..." (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Menyeka sela-sela jari tangan dan kaki
Kemudian dalam berwudhu juga disunnahkan untuk membasuh sela-sela kedua tangan dan kedua kaki hingga bersih. Hal ini seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, "Sempurnakanlah wudhu dan sela-selailah jari-jemari..." (HR. Abu Dawud)

6. Memulai dari sebelah kanan
Dalam berwudhu disunnahkan untuk memulai dari anggota badan sebelah kanan atau bisa disebut dengan At-Tayaamun.  Yaitu memulai membasuh anggota wudhu dari sebelah kanan kemudian sebelah kiri dari kedua tangan maupun kaki.

Sebagaimana disebutkan dalam sebuah riwayat bahwa, " “Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyukai dalam mendahulukan yang kanan ketikamemakai sandalnya, menyisir, bersuci dan dalam semua urusannya”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Tag : Dunia Islam
0 Komentar untuk "Enam Sunnah Wudhu yang Kerap Dilupakan "

Back To Top